Jumat, 18 Maret 2016

Puisi Cinta Berharap Kembali Bersatu



BATU DAN TAHU


Ketika selimut malam tidak hangat lagi
Hamparan siangpun tidak cerah lagi
Rendaan hari selalu hampa
Rajutan peristiwa tanpa makna

Walau kaki terus berjalan
Tangan takhenti menggapai
Jiwa taksegan berharap
Namun tak pernah ditemukan lagi yang seperti dirinya

Lolong burung malam mengiang-ngiang
Di relung-relung palung hati
Dinginnya mulai beranjak ke titik beku
Mungkinkah batu dan tahu kembali bersatu?


(H@dy, 02-06-2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar